Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2012

Set Instruksi Tiga Alamat

Set intruksi tiga alamat ini memiliki format alamat sebagai berikut : hasil,operand1,operand2. Set intruksi tiga alamat mempunyai beberapa intruksi seperti di bawah ini: SUB = Digunakan untuk mengurangi (-) APY = Digunakan untuk mengkalikan (*) ADD = Digunakan untuk menambahkan (+) DIV = Digunakan untuk membagi (/) Untuk lebih jelasnya bagaimana proses yang dilalui dari proses Y=(A-B) / (C+D*E) dengan menggunakan set intruksi tiga alamat dapat kita lihat dari gambar proses berikut:

Set Intruksi Dua Alamat

Set intruksi dua alamat adalah set intruksi dimana satu alamat dapat berfungsi sebagai operand sekaligus sebagai penyimpan hasilnya. Saya contohkan jika terdapat proses A=A+B, maka format alamatnya A,B. A terlebih dahulu bertugas sebagai operand, kemudian setelah dijumlahkan dengan B, A akan bertugas sebagai penyimpan hasil intruksinya. Intruksi yang ada di sini yaitu sebagai berikut: MOVE= Digunankan untuk berpindah ke operand SUB = Digunakan untuk mengurangi (-) APY = Digunakan untuk mengkalikan (*) ADD = Digunakan untuk menambahkan (+) DIV = Digunakan untuk membagi (/) Untuk lebih memahami bagaimana proses intruksi dua alamat, saya akan memberikan contoh intruksi seperti ini Y=(A-B)/(C+D*E). Berikut langkah-langkah nya :)

Set Intruksi Satu Alamat

Pada set intruksi 1 alamat hanya ada satu operand dalam format alamatnya. Dimana disini ada intruksi seperti LOAD dimana operand akan dimuat dengan nama operand seperti AC sebagai pengganti agar proses selanjutnya bisa dijalankan. Selain LOAD ada juga STOR yang bertugas untuk menyimpan hasil proses sementara (AC) intruksi ke hasil proses yaitu Y. Saya gunakan intruksi Y=(A-B)/(C+D*E) sebagai contoh penerapan set intruksi 1 alamat ini. :)