Skip to main content

Peran dan Fungsi Input Output

Perangkat I/O diperlukan karena ada beberapa hal yang menjadi latar belakangnya. Hal yang pertama yaitu karena adanya variasi lebar dari perangkat peripherals. Variasi ini dapat meyebabkan adanya perbedaan jumlah data yang di kirim, kemudian kecepatan dalam mengirim data yang berbeda, dan yang terakhir yaitu karena terdapat format data yang berbeda. Dengan adanya hal tersebut maka I/O diperlukan dalam mengatasi perbedaan jumlah data kecepatan pengiriman dan perbedaan format data.

Selanjutnya kenapa I/O diperlukan karena semua peripherals lebih lambat dari CPU dan RAM sehingga tidak mampu untuk mengimbangi kecepatan daripada CPU dan RAM. Dengan alas an tersebut maka dibutuhkan perangkat I/O yang berfungsi sebagai alat penghubung ke CPU dan memory dengan menggunakan fasilitas BUS System atau dengan switch sentral. Selain sebagai alat penghubung ke CPU dan memory, I/O juga berfungsi sebagai penghubung ke satu perangkat peripherals atau lebih dengan menggunakan link data tertentu. 

Dengan alasan tersebutlah sebuah perangkat I/O diperlukan, baik untuk mengatasi variasi lebar sebuah perangkat peripherals ataupun untuk mengatasi masalah perbandingan kecepatan perangkat peripherals dengan CPU dan Memory. 

Dilihat dari latar belakang diciptakannya sebuah I/O yaitu untuk mengatasi variasi lebar sebuah perangkat peripherals ataupun untuk mengatasi masalah perbandingan kecepatan perangkat peripherals dengan CPU dan Memory. Sebuah perangkat I/O memiliki fungsi sebagai berikut:

Control & Timing
Sebuah modul I/O berfungsi untuk mengatur dan mengontrol segala bentuk aktifitas input output yang dilakukan di dalam computer. Dalam system pengaturan tersebut (control), modul I/O mengatur dan membedakan mana data yang di dahulukan atau mana data yang lebih penting dan mana yang tidak. Disini terlihat sebuah I/O memberikan sebuah timing untuk sebuah perangkat input dan output dapat terhubung ke CPU untuk diproses.

CPU Communication
Sebuah modul I/O berfungsi untuk mengatur alur komunikasi CPU dengan perangkat peripherals sehingga CPU dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.

Device Communication
Dalam device communication atau jika di Indonesiakan menjadi komunikasi antar perangkat, dimana disini sebuah modul I/O memiliki sebuah peran untuk mengatur agar sebuah perangkat yang sedang terhubung dapat berkomunikasi atau bisa dikatakan dapat tersambung dengan baik, sehingga kinerja dari masing-masing perangkat dapat dioptimalkan.

Data Buffering
Sebuah modul I/O dapat berfungsi sebagai penyangga sebuah data. Bisa dikatakan seperti ini karena di modul I/O adalah tempat keluar masuknya data yang akan kita proses dalam CPU maka modul I/O ini memfungsikan dirinya untuk menjaga segala bentuk data yang akan diproses ketika hendak dipindahkan baik itu dari perangkat eksternal seperti flash memory ke computer atau dari memory yang berada di dalam computer untuk diproses di dalam CPU.

Error Detection
Yang terkhir yaitu berfungsi untuk memberikan informasi tentang adanya error. Sebuah I/O

Artikel Terkait:

Mohon untuk membaca Kebijakan Privasi sebelum mengambil data dari blog ini atau sebelum berkomentar.

Comments

Post a Comment

Tolong berkomentar yang baik dan sopan