Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2013

Automatic Repeat Request (ARQ) untuk Mendeteksi Error Control

ARQ atau Automatic Repeat Request yang merupakan bagian dalam data link layer adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mendeteksi error dan memperbaiki error yang terjadi. Ada tiga buah protokol di dalam ARQ yang meliputi: Stop-and-wait ARQ mempunyai cara karja: sumber akan mengirim satu frame dan menunggu ack, bila frame terganggu frame harus dibuang, dan jika ack terganggu pengirim akan melakukan restranmisi sehingga receiver (penerima) akan menerima dua frame yang sama. Go-Back-N ARQ mempunyai cara kerja: Bila tidak terjadi sesuatu, receiver akan membalas RR(Receiver Ready), jika terdeteksi kesalahan, akan mengirim negative ack(Rejection).

Aspek Keamanan Dalam Network Security

Dalam network security terdapat enam aspek keamanan yang perlu ditangani, keenam aspek tersebut meliputi:
Privacy/ confidentiality adalah aspek service keamanan yang mencangkup aspek hak cipta atau proteksi data pribadi. Hal ini sangat sensitif dalam dunia e-commerce, hal ini disebabkan karena di dalam e-commerce terdapat banyak data yang meliputi data pribadi seseorang, data pelanggan dan yang lainnya. Serangan yang terjadi diakibatkan oleh sniffer, dan SOP tidak jelas. Sniffer adalah orang yang melakukan penyadapan terhadap lalulintas data dalam jaringan komputer. SOP yang tidak jelas adalah prosedur standar yang kurang jelas.Integrity adalah aspek service keamanan yang mencangkup tentang keutuhan sebuah informasi. Dalam hal ini informasi tersebut harus utuh, tidak ada pengubahan informasi secara ellegal (Tampered), menghapus data yang telah dimasukkan (Altered) dan memodifikasi data (Modified). Serangan dapat berasal dari spoof yang menggunakan akses yang tidak sah ke suatu komputer…

Penyebab Meningkatnya Kejahatan Komputer (Network Security)

Dalam maningkatnya kejahatan di dunia komputer faktor yang sangat besar pengaruhnya yaitu adanya timbal balik antara kenyamanan dan keamanan. Komputer yang aman tentunya memiliki banyak hal yang membuat pemakai kurang nyaman. Sehingga sedikit demi sedikit aplikasi untuk keamanan jaringan di abaikan. Padahal aplikasi-aplikasi tersebut yang nantinya dapat membuat komputer tersebut terlindung daripada kejahatan komputer yang marak terjadi. Orang berfikir aplikasi keamanan seringkali membuat ribet saat penggunaan. Ini dasar pertama kenapa kejahatan tersebut bisa timbul, hal tersebut tidak lain datang dari sisi pengguna itu sendiri. Alasan yang lainnya akan saya uraikan dibawah ini: Internet adalah faktor pertama yang saya bahas disini, ketika Internet mulai diperkenalkan kepada publik tahun 1995 sudah terdapat banyak kasus kejahatan komputer yang terjadi. Salahsatunya informasi datang dari FBI National Computer Crime Squad (1996), kejahatan komputer yang terdeteksi kurang 15%, dan hanya 1…

Protokol Jaringan

Dalam komunikasi data, terdapat istilah protokol jaringan. Protokol disini diartikan sebagai himpunan aturan-aturan utama dalam komunikasi data dimana protokol ini bertugas untuk mengatur komunikasi data. Protokol dapat mendefinisikan apa yang dikomunikasikan dalam sebuah komunikasi, serta protokol ini juga dapat mengetahui bagaimana dan kapan terjadinya sebuah komunikasi.
Protokol yang paling banyak digunakan dalam komunikasi data pada jaringan komputer adalah TCP/IP. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) terdiri dari TCP dan UDP. Pengertian daripada TCP dan UDP akan dibahas di bawah ini: TCP (Transport Control Protocol) adalah protokol yang mempunyai sifat byte stream, connection-oriented dan reable dalam pengiriman data. Connection-oriented mempunyai arti sebelum terjadi pertukaran data antar komputer harus dibentuk sebuah hubungan. Dalam hal ini untuk pengiriman data, ada yang disebut dengan handshake. Handshake adalah sebuah pertukaran sinyal antara dua perangkat…

Cara kerja Three Way Handshake

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang cara kerja daripada Three Way Handshake di dalam TCP. Pengertian TCP sudah saya bahas dalam postingan sebelumnya tentang Protokol Jaringan. Untuk lebih jelasnya langsung saja saya bahas tentang cara kerjanya:
Ketika dua host berkomunikasi menggunakan TCP, sambungan akan dibuat sebelum data dapat ditukar.Memastikan perangkat tujuan ada dalam jaringan.

Jenis Data dalam Komunikasi Data

Pada komunikasi data atau proses pengiriman data, tentunya ada yang dimaksud dengan data dan juga sinyal. Dalam komunikasi data terdapat dua jenis data. Sebelumnya kita bahas terlebih dahulu tentang pengertian daripada data itu sendiri.

Data adalah salah satu komponen daripada komunikasi data, dimana data ini merupakan komponen yang mengandung sebuah informasi. Data-data ini akan dikirim dalam bentuk sinyal-sinyal elektromagnetik. Sinyal disini diartikan sebagai tampilan data dalam bentuk elektrik atau elektromagnetik. Kemudian dalam sinyal ada juga istilah yang disebut dengan pensinyalan, Pensinyalan disini diartikan sebagai penyebaran sinyal secara fisik dengan melalui media yang sesuai.

Jenis Transmisi Pada Komunikasi Data

Pada komunikasi data transmisi data terjadi pada Transmitter dan Receiver. Transmitter adalah suatu perangkat komunikasi yang dapat menyalurkan sumber informasi ke dalam sistem komunikasi, sedangkan Receiver adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menerima sumber informasi dari sistem komunikasi.
Dalam komunikasi data, terdapat tiga jenis transmisi. Ketiga jenis transmisi tersebut meliputi:  Simplex atau yang disebut komunikasi satu arah adalah salah satu jenis daripada transmisi dimana hanya ada satu Transmitter dan satu Receiver, yaitu hanya ada satu pengirim dan satu penerima. Jika yang satu sebagai pengirim, maka yang satunya lagi menjadi penerima, tanpa ada timbal baliknya.

Contoh Algoritma FIFO

Gambarkan pergantian halaman bagi kebutuhan page-page sbb : 1,4,3,2,1,7,6,7,0,4 pada 3 frame yang tersedia pada memory utama dengan algoritma Page Replecement FIFO!

Jawab:

Algoritma Page Replecement

Algoritma Page Replecement atau yang disebut dengan algoritma pergantian page diartikan sebagai algoritma yang berfungsi untuk mencegah alokasi yang berlebihan dari memory, dengan cara memodifikasi layanan rutin page-fault melalui page. Algoritma Page Replecement ini menggunakan modify bit untuk mengurangi overhead transfer page, dimana modifikasi dilakukan hanya pada page yang di tulis di disk. Algoritma Page Replecement melengkapi pemisahan antara memory logik dan fisik, dimana virtual memory yang besar dapat memenuhi kebutuhan memory fisik yang kecil atau yang disebut dengan sumberdaya yang terbatas.
Algoritma Page Replecement terbagi ke dalam beberapa jenis Algoritma seperti:

Contoh Soal Safe/Unsafe State untuk menghindari Deadlock

Diketahui terdapat 2 proses yaitu P1 dan P2. Ada 2 tipe Resource A dan B masing-masing sejumlah 5 dan 3. Selanjutnya diketahui sumber daya yang telah dialokasikan dan kebutuhan maksimum masing-masing proses : Hitunglah sisa kebutuhan untuk masing-masing proses, selanjutnya jadwalkan penggunaan sumber daya yang ada agar terhindar dari kondisi deadlock!

Safe/Unsafe State untuk menghindari Deadlock

Menentukan aman atau tidak amannya alokasi proses ditentukan untuk menghindari terjadinya deadlock. Safe state diartikan dengan banyaknya sumberdaya yang sudah dialokasikan terhadap masing-masing proses. Sedangkan Unsafe state diartikan sebagai banyaknya sumberdaya yang belum dialokasikan kepada masing-masing proses, sehingga masih ada sumberdaya yang digunakan oleh beberapa proses. Contohnya yaitu:
Terdapat sumberdaya atau R=10 Tentukan pengalokasian agar tidak terjadi deadlock! dengan sisa Resource yang ada yaitu 10-6=4

Contoh Multi Programing dengan Partisi Dinamis

Pada postingan sebelumnya tentang multiprograming dengan partisi dinamis telah di berikan satu contoh, nah.. untuk memahami materi ini saya akan berikan contoh lain tentang materi yang sama. Dimana di sini masih menggunakan soal yang sama dengan yang sebelumnya, hanya saja ukuran memory yang digunakan lebih besar. Untuk itu kita langsung saja ke contoh soalnya. Diketahui beberapa proses yang masuk pada job queue sbb: Gambarkan pengalokasian memory menggunakan alokasi dinamis pada memory berukuran 5120 KB, dan sistem operasi yang menggunakan memory sebesar 500 KB!

Multi Programing dengan Partisi Dinamis

Pada Multi Programing dengan partisi dinamis, proses akan dialokasikan sesuai dengan besarnya memory yang dibutuhkan. Partisi dibuat setelah proses masuk. Untuk memahami daripada pengalokasian memory dengan partisi dinamis berikut saya berikan contoh pengalokasiannya :
Diketahui beberapa proses yang masuk pada job queue sbb:
Gambarkan pengalokasian memory menggunakan alokasi dinamis pada memory berukuran 2560 KB, dan sistem operasi yang menggunakan memory sebesar 500 KB!

Constrain pada FOREIGN KEY

Constraint atau batasan pada Foreign Key meliputi beberapa pilihan yang merupakan standar daripada SQL Server pada sebuah kolom dalam table. Berikut constraint untuk Foreign Key : ON DELETE ini digunakan untuk batasan apa yang terjadi apabila kita menghapus data dalam table. Dalam ON DELETE ada dua jenis yaitu ON DELETE CASCADE dan ON DELETE NO ACTION. ON DELETE CASCADE adalah aksi apa yang akan dilakukan terhadapa sebuah baris atau record dalam sebuah table jika table yang baris atau recordnya memiliki sebuah kerelasian terhadap satu atau beberapa table, pada ON DELETE CASCADE yang terjadi apabila record pada table referensi di hapaus, maka semua record yang mempunyai kerelasian terhadap table induk akan dihapus. Berbeda dengan ON DELETE NO ACTION, dimana akan terjadi pesan error jika salah satu record yang mempunyai kerelasian dihapus.

Struktur Directory dan Perkembangannya

Directory merupakan organisasi logika dari penempatan file, Struktur perkembangan directory dapat dijabarkan seperti berikut:

Yang pertama yaitu Struktur 1 Tingkat dimana semua file disimpan pada satu direktori saja. Disini ada satu direktori dan beberapa file di dalam direktorinya. Untuk lebih jelasnya berikut penggambaran daripada Struktur 1 Tingkat:

Sejalan dengan perkembangan kapasitas dan banyaknya file, maka directori ini dianggap kurang efektif. kemudian dikembangkanlah menjadi struktur 2 tingkat. Struktur 2 Tingkat pertama kali

Alokasi File Pada Hardisk oleh Sistem Operasi

Alokasi file oleh sistem operasi ada tiga generasi perkembangannya. Ketiga perkembangan tersebut yaitu Alokasi secara berdampingan, Alokasi Berangkai, dan Alokasi dengan Indeks. Penjelasannya yaitu sebagai berikut: Alokasi Secara berdampingan diartikan dengan penempatan file di media penyimpanan yang disimpan secara berurutan dimana harus tersedia alokasi ruang kosong yang mampu menampung keseluruhan data secara berurutan. Kelemahan dari alokasi ini adalah jika terdapat beberapa data yang berukuran kecil dihapus. Maka akan ada beberapa ruang kosong yang tersebar di dalam memory. Dan apabila ada data yang berukuran lumayan besar disimpan, maka sistem operasi akan menyatakan bahwa memory penuh, dan tidak dapat diisikan. Padahal kenyataannya jika dilihat dari propertis memorynya, memory masih mampu menampung data tersebut. Jadi kesimpulannya alokasi secara berdampingan ini tidak efektif tempat. Kemudian dengan adanya hal tersebut dikembangkanlah alokasi berangkai.

File Sistem Penyimpanan di Memori Oleh Sistem Operasi

File oleh Sistem operasi diartikan sebagai sesuatu yang harus disimpan secara permanen dan sesuatu yang bisa diakses kembali. Dalam file sistem ada dua hal yang terlibat di dalamnya, kedua hal tersebut meliputi : Sistem Ditectory atau yang bisa disebut dengan sistem folder.Sistem Pengolahan File atau sistem yang menangani file. Pada bagian ini saya akan membahas tentang bagaimana cara sebuah sistem operasi untuk tahu tempat-tempat yang sudah terisi oleh file dan juga mengetahui tempat-tempat yang masih kosong. Untuk mencatat tempat kosong dapat dilakukan dengan beberapa metode yang meliputi Bit Vektor, Linked List, Grouping dan Counting. Saya akan jelaskan masing masing metode berikut.
Yang pertama yaitu Bit Vektor yang merupakan suatu metode pencarian tempat kosong di memory dimana ruang memory yang masih kosong akan diisikan dengan angka 0 , sedangkan yang sudah terisi akan diberikan angka 1. Karena masalah efisiensi waktu, dimana membutuhkan waktu lama untuk mencari block yang koso…

Terminologi Komputer Parallel

Parallel Processing adalah sebuah pemrosesan informasi yang menekankan pada manipulasi elemen-elemen data pada satu atau lebih prosesor secara serentak untuk memecahkan masalah tunggal. Pada bagian ini dimaksudkan untuk mempercepat komputasi dari sistem komputer dan menambah jumlah keluaran yang dapat dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Komputasi dalam hal ini diartikan sebagai proses menghitung atau membandingkan berbagai operasi perhitungan matematika dan logika yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dikerjakan dengan program komputer yang telah disusun sesuai dengan algoritma yang benar.