Skip to main content

File Sistem Penyimpanan di Memori Oleh Sistem Operasi

File oleh Sistem operasi diartikan sebagai sesuatu yang harus disimpan secara permanen dan sesuatu yang bisa diakses kembali. Dalam file sistem ada dua hal yang terlibat di dalamnya, kedua hal tersebut meliputi :
  • Sistem Ditectory atau yang bisa disebut dengan sistem folder.
  • Sistem Pengolahan File atau sistem yang menangani file.
Pada bagian ini saya akan membahas tentang bagaimana cara sebuah sistem operasi untuk tahu tempat-tempat yang sudah terisi oleh file dan juga mengetahui tempat-tempat yang masih kosong. Untuk mencatat tempat kosong dapat dilakukan dengan beberapa metode yang meliputi Bit Vektor, Linked List, Grouping dan Counting. Saya akan jelaskan masing masing metode berikut.

Yang pertama yaitu Bit Vektor yang merupakan suatu metode pencarian tempat kosong di memory dimana ruang memory yang masih kosong akan diisikan dengan angka 0 , sedangkan yang sudah terisi akan diberikan angka 1. Karena masalah efisiensi waktu, dimana membutuhkan waktu lama untuk mencari block yang kosong yang disebabkan oleh adanya pembacaan keseluruhan memory baik yang sedah terisi atau yang masih kosong. Kemudian melihat kelemahan tersebut dikembangkanlah menjadi Linked List.

Bit Vektor
Linked List mempunyai cara kerja seperti ini, dia akan bekerja membaca block memory yang kosong saja tanpa membaca yang sudah terisi. Dimana data akan disimpan di block kosong yang mampu menampung file yang disimpan. Block-block tersebut adalah block-block yang pertama ditemui yang memiliki kapasitas memnuhi ukuran file. Linked List ini masih mempunyai kekurangan, dimana kekurangan tersebut berupa masih adanya penelusuran jumlah block kosong yang tersedia agar mampu menampung file, sampai file tersebut menemukan block-block yang mampu menampungnya.


kemudian dikembangkan lagi menjadi Grouping, dimana grouping ini sudah memiliki catatan yang tersebar di memori yang mencatat jumlah block kosong yang tersedia. Disini kelemahannya masih adanya penelusuran block.

Yang terakhir yaitu Counting, dimana catatan dibuat terpisah yang disebut dengan index block. Sehinga data akan tersimpan berlainan dengan alamatnya. Pada saat mengakses data OS akan merujuk ke index block baru kemudian mencari datanya sesuai dengan alamat yang tersimpan di index block.
Counting




Artikel Terkait:

Mohon untuk membaca Kebijakan Privasi sebelum mengambil data dari blog ini atau sebelum berkomentar.

Comments