Skip to main content

Multi Programing dengan Partisi Dinamis

Pada Multi Programing dengan partisi dinamis, proses akan dialokasikan sesuai dengan besarnya memory yang dibutuhkan. Partisi dibuat setelah proses masuk. Untuk memahami daripada pengalokasian memory dengan partisi dinamis berikut saya berikan contoh pengalokasiannya :
Diketahui beberapa proses yang masuk pada job queue sbb:

Gambarkan pengalokasian memory menggunakan alokasi dinamis pada memory berukuran 2560 KB, dan sistem operasi yang menggunakan memory sebesar 500 KB!

Jawab:

Alokasi yang pertama dimulai dari alokasi pada t=0, alokasi yang di dapat adalah sebagai berikut:
Proses yang dapat disimpan di dalam memori pada t=0 yaitu P1, dan P2. Dimana P1 mempunyai waktu penyelesaian proses sejumlah 12 ms dan P2 memiliki waktu penyelesaian proses 8 ms. Maka pada t=8 P2 selesai di proses. Kemudian akan masuk P3 dengan waktu pengerjaan 15 ms.
Setelah P3 masuk dan di proses, pada t=12 P1 selesai diproses dan melepaskan sumberdaya memory yang dia gunakan. Maka pada t=12, P4 yang sedang menunggu untuk di proses akan mengambil sumberdaya yang dilepas oleh P1. Berikut gambarnya:
P3 yang masuk di t=8 dengan waktu pengerjaan sejumlah 15 ms akan selesai di proses di t=23. Sedangkan P4 yang masuk di t=12 dengan waktu pengerjaan 10 ms akan selesai di t=22. Maka ketika t=12 proses yang masih diproses seperti gambar tersebut:
Terlihat pada gambar di atas bahwa masih ada satu proses yang belum selesai di proses. Pada t=23 P3 selesai untuk di proses, maka dengan adanya hal tersebut memori telah kosong atau semua proses telah selesai untuk di proses.


Artikel Terkait:

Mohon untuk membaca Kebijakan Privasi sebelum mengambil data dari blog ini atau sebelum berkomentar.

Comments