Skip to main content

Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Di dalam pembuatan sebuah perangkat lunak, hal yang pertama dan terpenting untuk dilakukan adalah melakukan sebuah analisa kebutuhan. Analisa kebutuhan ini sebaiknya dilakukan dengan terperinci dan detail sehingga nantinya ketika melanjutkan ke tahapan pembuatan perangkat lunak berikutnya tidak ada kesalahan proses yang disebabkan karena adanya analisa kebutuhan yang salah.

Sebuah perangkat lunak dengan analisa kebutuhan yang salah akan mengakibatkan ketidak bergunaan daripada perangkat lunak tersebut. Hal ini dikarenakan perangkat lunak yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan user atau pengguna perangkat lunak tersebut, dengan kata lain perangkat lunak tersebut sudah gagal dan tidak bisa digunakan.

Tujuan dari dilakukannya analisa kebutuhan ini adalah untuk mengetahui kebutuhan daripada pengguna perangkat lunak, kemudian untuk membatasi ruang lingkup daripada perangkat lunak serta untuk efisiensi waktu pembuatan perangkat lunak.

Dengan adanya analisa kebutuhan yang salah akan menyebabkan terbuangnya waktu, apalagi kesalahan tersebut diketahui pada saat implementasi. Jika hal tersebut terjadi maka pembuat perangkat lunak tersebut harus mengulang kembali menganalisa kebutuhan, kemudian merancang desain, memperbaiki koding. Dari hal itulah akan ada waktu yang terbuang dalam pembuatan perangkat lunak.

Perangkat lunak yang baik adalah perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan, bebas dari kesalahan dan memiliki kebergunaan. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan analisa kebutuhan yang lengkap, detail, dan benar. Lengkap disini diartikan bahwa di dalam analisa yang dilakukan tentang kebutuhan-kebutuhan daripada pengguna di dapat secara lengkap, tanpa ada bagian yang terlupa, apalagi bagian tersebut adalah bagian terpenting dari perangkat lunak yang dibuat. Sedangkan yang dimaksud Detail disini yaitu analisa kebutuhan di dapat secara terperinsi dari yang umum sampai ke khusus atau dari bagian yang besar sampai bagian terkecil. Dan yang terakhir yaitu Benar, dimana analisa yang dilakukan haruslah benar, benar disini bukan menurut si penganalisa melainkan menurut pengguna.

Analisa perangkat lunak yang dilakukan biasanya mencangkup dua analisis, kedua analisis tersebut meliputi Functional Requrement dan Non-Functional Requrement. Functional Requirement adalah analisa kebutuhan terhadap fungsi-fungsi. Disini biasanya berisikan hal-hal yang harus bisa dilakukan oleh sistem secara fisik, bisanya berupa bagaimana reaksi sistem terhadap input dan apa yang harus dikeluarkan sebagai output.

sedangkan yang dimaksud dengan Non-Functional Requirement adalah analisa kebutuhan selain fungsi-funsi. Disini dapat berupa kehandalan dan kendala dari perangkat lunak yang dibuat. Kehandalan dapat berasal dari perangkat pendukung yang digunakan seperti memory atau tempat penyimpanan, waktu respon dan lain sebagainya. Kemudian untuk keterbatasan dapat berupa kemampuan peralatan input/output.

Artikel Terkait:

Mohon untuk membaca Kebijakan Privasi sebelum mengambil data dari blog ini atau sebelum berkomentar.

Comments